
Medan, Matakeadilan.id //
Nuansa kepedulian sosial mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) bersama para jurnalis, Rabu (11/3/2026), di kantor Kejati Sumut, Jalan AH Nasution, Medan.
Kegiatan buka puasa bersama dihadiri ratusan jurnalis yang selama ini meliput aktivitas di lingkungan kejaksaan. Kehadiran para pewarta tersebut menjadi gambaran eratnya hubungan kemitraan antara lembaga penegak hukum dan media massa.
Interaksi yang terbangun dalam suasana Ramadan itu dinilai menjadi sarana memperkuat komunikasi serta membangun hubungan yang lebih konstruktif.
Momentum kebersamaan tersebut turut diisi dengan penyaluran paket Lebaran kepada anak yatim sebagai bentuk empati sosial insan pers pada bulan suci Ramadan.
Ketua Forwaka Sumut Irfandi menuturkan bahwa berbagi kepada anak yatim merupakan bagian dari spirit Ramadan yang menekankan nilai kepedulian dan solidaritas sosial. Momentum bulan suci dinilai memiliki makna penting untuk memperluas ruang kebajikan serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.
Menurutnya, kegiatan berbagi semacam ini diharapkan dapat terus dipelihara dan menjadi tradisi tahunan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Selain itu, hubungan harmonis antara insan pers dan institusi penegak hukum diharapkan semakin kokoh melalui kegiatan yang sarat nilai kemanusiaan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para jurnalis yang selama ini berperan sebagai mitra strategis kejaksaan dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Kehadiran media dinilai memiliki kontribusi penting dalam menjaga transparansi lembaga serta memperkuat akuntabilitas pelayanan hukum kepada masyarakat.
Harli juga mengingatkan pentingnya peran pers dalam menghadirkan karya jurnalistik yang objektif, faktual, dan berimbang. Media, menurutnya, memiliki tanggung jawab besar dalam membangun literasi publik sekaligus menangkal penyebaran informasi palsu atau hoaks yang berpotensi menyesatkan masyarakat.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Kejati Sumut senantiasa membuka ruang dialog dengan kalangan media, termasuk terhadap kritik dan masukan yang konstruktif. Sikap keterbukaan tersebut dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi serta meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat luas.
Acara pun ditutup dengan penyerahan secara simbolis kepada sejumlah anak yatim untuk menerima paket Lebaran yang diserahkan oleh Kepala kejaksaan Tinggi Sumut,Harli Siregar, Ketua Forwaka Sumut, Irfandi, Ketua PWI Sumut, Farianda Putra, Ketua SMSI Sumut, Erris Julietta.
Suasana haru dan kekeluargaan pun terasa ketika santunan diserahkan di tengah rangkaian kegiatan silaturahmi antara jajaran kejaksaan dan awak media.(red)


Tidak ada komentar