Semangat Kebersamaan, Warga Alur Gading Bersihkan Halaman Meunasah Nurul Iman

Suharyono
10 Apr 2026 10:39
News 0 141
3 menit membaca

Bener Meriah, Matakeadilan.id //

Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh masyarakat Desa Alur Gading, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. Aparatur desa bersama warga setempat melaksanakan kegiatan gotong royong di halaman Meunasah Nurul Iman pada Jumat, 10 April 2026.

 

 

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme dari masyarakat. Sejak pagi hari, warga dari berbagai kalangan terlihat hadir dan turut ambil bagian dalam membersihkan area meunasah. Mereka bahu-membahu mengangkat sisa-sisa lumpur dan kotoran yang masih tertinggal akibat banjir yang melanda wilayah tersebut sekitar lima bulan lalu.

 

 

Reje (Kepala Desa) Alur Gading, Nasruddin, menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi kehadiran dan semangat warga yang dengan sukarela meluangkan waktu untuk bergotong royong demi kepentingan bersama.

 

 

Kami sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Alur Gading yang telah hadir dan ikut serta dalam kegiatan gotong royong ini. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan kita dalam membangun desa,” ujar Nasruddin.

 

 

Ia menjelaskan bahwa kegiatan gotong royong ini dilaksanakan sebagai upaya membersihkan sisa-sisa lumpur yang masih menumpuk di sekitar halaman Meunasah Nurul Iman pasca banjir yang terjadi beberapa bulan lalu. Menurutnya, pembersihan ini penting agar lingkungan ibadah kembali bersih, nyaman, dan layak digunakan oleh masyarakat.

 

 

Lebih lanjut, Nasruddin juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kekompakan dan semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan fasilitas umum di desa.

 

 

Kegiatan gotong royong tersebut tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga. Kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi generasi muda untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

 

 

Di sisi lain, masyarakat juga berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah, baik tingkat kabupaten, provinsi, maupun pemerintah pusat, untuk mendukung pembangunan dan perbaikan fasilitas Meunasah Nurul Iman yang berada di Dusun Transad. Harapan tersebut disampaikan oleh salah satu perwakilan masyarakat, Jauhari M. Yunus.

 

 

Ia menyampaikan bahwa selain mengandalkan swadaya masyarakat, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar proses pembangunan meunasah dapat berjalan lebih maksimal. Masyarakat juga membuka harapan adanya bantuan dari para dermawan dan pihak-pihak yang peduli terhadap pembangunan sarana ibadah di desa mereka.

 

 

Dengan semangat persatuan dan kerja sama yang kuat, masyarakat Alur Gading optimis dapat terus bangkit dari dampak bencana serta menjaga lingkungan desa tetap bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali, sekaligus mewujudkan fasilitas ibadah yang lebih baik bagi seluruh warga.

(Zhoncobra)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x