
Bener Meriah, Matakeadilan.id //
Akses transportasi di Desa Wih Porak, Kecamatan Pintu Rime Gayo (PRG), Kabupaten Bener Meriah kembali lumpuh akibat meluapnya air sungai yang merendam badan jalan utama, Senin (6/4/2026).
Berdasarkan pantauan langsung awak media MataKeadilan.id (MK) di lokasi, debit air sungai meningkat drastis setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Air berwarna coklat pekat tampak mengalir deras hingga meluap ke badan jalan, menyebabkan arus lalu lintas tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Derasnya arus air yang melintasi badan jalan membuat kondisi sangat berbahaya bagi pengguna jalan. Para pengendara terpaksa menghentikan perjalanan karena tingginya genangan dan kuatnya arus yang melintas di jalur tersebut.
Terlihat di lokasi, dua unit alat berat jenis excavator masih dalam kondisi siaga. Alat berat tersebut disiapkan untuk mendukung proses penanganan darurat serta upaya normalisasi jalur agar akses transportasi bisa segera difungsikan kembali.
Sejumlah aparat dan pihak terkait juga tampak melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan keselamatan warga serta pengguna jalan. Masyarakat diimbau untuk tidak memaksakan diri melintas mengingat kondisi arus yang cukup deras dan berpotensi membahayakan.
Lumpuhnya akses jalan ini berdampak langsung pada aktivitas warga, terutama dalam mobilitas dan distribusi kebutuhan sehari-hari. Jalur tersebut merupakan salah satu akses penting yang menghubungkan wilayah Kabupaten Bener Meriah dengan daerah sekitarnya.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi air masih tinggi dan belum menunjukkan tanda-tanda surut secara signifikan. Warga berharap adanya penanganan cepat dari pemerintah dan instansi terkait agar akses transportasi dapat segera kembali normal.
Pengguna jalan diimbau untuk sementara waktu mencari jalur alternatif dan tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi.
(Zhoncobra)


Tidak ada komentar