
Blang Rakal, Matakeadilan.id –
Warga setempat dan beberapa tokoh masyarakat ikut serta dalam kegiatan gotong royong penanaman kopi Lampung di lahan wakaf Masjid Riadussolihin seluas 2 hektar di Desa Blang Rakal, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (31/10/2025).
Kehadiran puluhan masyarakat setempat, menandai upaya pemanfaatan lahan wakaf secara produktif dan kontribusi terhadap penguatan ekonomi serta pelestarian lingkungan di wilayah penghasil kopi Gayo yang terkemuka saat ini.
Puluhan warga dari berbagai dusun berpartisipasi dalam kegiatan ini, dengan antusias menanam bibit kopi Lampung. Varietas kopi ini dikenal adaptif dan berpotensi tinggi untuk tumbuh di dataran tinggi Aceh.
Dalam hal ini, diharapkan hasil panen kopi ini akan memberikan pendapatan rutin yang dapat digunakan untuk pemeliharaan masjid dan mendukung program-program sosial di masyarakat.
Kehadiran Tokoh Masyarakat menjadi peran penting dalam kegiatan penanaman kopi Lampung dilahan wakaf seluas 2 hektar tersebut,
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat setempat yang turut serta dalam penanaman bibit kopi Lampung tersebut diantaranya, Reje Blang Rakal Sadra, Imam Kampung Suhada, Ketua Petue Sahrun Natib, Ketua Pemuda Isbah Nulki, serta Imam Dusun Pasar Rakal dzaherman, Dusun pasar rakal M. Tuahmi.
Para tokoh masyarakat tersebut turut berkontribusi dalam mengarahkan pelaksanaan kegiatan, termasuk penentuan lokasi penanaman yang optimal di lahan seluas 2 hektar, dengan ketinggian sekitar 1.500 mdpl.
kondisi lahan tersebut sangatlah ideal untuk pertumbuhan kopi Lampung, pemanfaatan jangka panjang dari kegiatan ini mencakup potensi peningkatan pendapatan masjid hingga Rp 50-100 juta per tahun dari hasil panen kopi.
Kegiatan ini juga dapat menjadi contoh bagi desa lain di Pintu Rime Gayo. Kegiatan gotong royong ini diakhiri dengan kebersamaan antar warga dan sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Diharapkan inisiatif ini akan terus berkembang dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dukungan dari Pemerintah daerah setempat untuk program-program kemasyarakatan.(AS)


Tidak ada komentar