
Aceh Tengah, Matakeadilan.id //
Dalam rangka mendukung penanganan darurat bencana alam di wilayah Aceh, Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas Gulbencal) Kodim 0106/Aceh Tengah terus melaksanakan pembangunan jembatan Bailey di Desa Bergang, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (06/04/2026).
Kegiatan ini melibatkan total 22 personel, yang terdiri dari 21 anggota TNI, termasuk 20 personel dari Yonzipur 16/DA, serta 1 personel dari Koramil 09/Ketol.
Dalam pelaksanaannya, Satgas turut didukung oleh sejumlah alat berat guna mempercepat proses pembangunan, di antaranya 1 unit excavator dari Yonzipur 16/DA, 1 unit excavator TNI-AD, 1 unit buldoser TNI-AD, serta 1 unit dump truck (DT) dari Yonzipur 16/DA. Namun, dump truck tersebut saat ini mengalami kendala berupa ban pecah dan masih menunggu dukungan perbaikan dari satuan terkait.
Hingga saat ini, progres pembangunan jembatan Bailey telah mencapai 44 persen. Pekerjaan yang sedang berlangsung meliputi proses perakitan struktur jembatan serta pengerjaan abutment di sisi tepi jauh.
Sertu Sopiyan menyampaikan bahwa seluruh personel terus bekerja secara maksimal demi mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberadaan jembatan Bailey ini sangat vital dalam memulihkan akses masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin agar jembatan ini segera dapat digunakan oleh masyarakat,” ujar Sertu Sopiyan.
Dengan semangat gotong royong dan sinergi antarinstansi, diharapkan pembangunan jembatan darurat ini dapat segera rampung sehingga mobilitas warga kembali normal dan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lancar.


Tidak ada komentar