Pernyataan Kader Golkar Dinilai Tendensius, Kosgoro 1957 Tegaskan Sikap

Redaksi
23 Des 2025 07:41
Headline 0 277
2 menit membaca

Jakarta, Matakeadilan.id –

Pernyataan Wakil Ketua Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Riza Fakhrumi Tahir, menuai reaksi keras dari internal organisasi pendiri partai.

Anggota Kosgoro 1957, Alok, menilai pernyataan tersebut bersifat tendensius karena menyerang kehormatan Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, serta membawa-bawa nama mantan Presiden Republik Indonesia tanpa dasar yang jelas.

Alok menyebut, banyak kader di daerah, khususnya dari Kosgoro 1957, menyampaikan protes karena pernyataan tersebut dinilai berdampak negatif dan merugikan soliditas organisasi. Menurutnya, narasi yang dibangun justru memperkeruh situasi internal partai di tengah upaya konsolidasi.

Sikap serupa disampaikan Sekretaris Jenderal PPK Kosgoro 1957, M. Sabil Rachman. Ia menilai pernyataan Riza Fakhrumi Tahir terlalu berlebihan dan keluar dari substansi persoalan yang sebenarnya. “Pernyataan tersebut bisa jadi jauh dari konteks masalah yang sedang dihadapi dan tidak relevan dengan alasan diterbitkannya Surat Keputusan Pelaksana Tugas oleh DPP,” ujarnya.

Sabil menegaskan, setiap kebijakan yang diambil pimpinan pusat telah melalui pertimbangan matang demi kepentingan partai, kader, dan figur yang bersangkutan. Ia juga menekankan bahwa Kosgoro 1957 berkewajiban mendukung kebijakan yang dinilai baik bagi organisasi hingga tahapan berikutnya dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan partai.

Lebih lanjut, Sabil berharap Riza Fakhrumi Tahir dapat melakukan tabayyun dan menahan diri demi menjaga marwah organisasi. Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak dapat dianggap mewakili sikap resmi Kosgoro 1957.(rel)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x