
Medan, Matakeadilan.id //
Dipertengahan bulan Desember 2025, polisi baru menangkap seorang pria berinisial HD (55) asal Kota Medan yang selama hampir 2 tahun dalam masa pelarian terkait kasus pemalsuan administrasi kependudukan.
Hal tersebut terungkap setelah Kepolisian Daerah Sumatera Utara melalui Subdit Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumut mengamankan HD di Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (17/12/2025) sebagai tindak lanjut laporan polisi nomor LP/B/1046/VIII/2023 yang dilayangkan sejak Agustus 2023.
Dalam pengungkapan tersebut melalui surat pemberitahuan dimulainya penyelidikan (SPDP) Nomor : B/SPDP/515/XII/RES1.9/2025/Ditreskrimum disebutkan bahwa HD (55) diduga melakukan pemalsuan identitas terhadap akta otentik, menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam surat akta autentik,menggelapkan asal-usul orang serta pengakuan anak palsu melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
Menurut keterangan narasumber, sebut saja Nur (37) mengatakan bahwa banyak orang-orang yang menerima jasa pengurusan KTP, akta kelahiran untuk data-data kependudukan yang tidak lengkap di lingkungan Dinas Dukcapil Medan.
Dirinya menyebut seperti kasus yang menimpa HD dimana akta kelahiran anak, kartu keluarga biaya pengurusan bisa Rp 5 juta hingga Rp 10 juta.”Apalagilah bang, data anak tersebut tidak lengkap, biasanya surat formulir permohonan akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil bisa diurus bang,” jelasnya pada media, Selasa (27/1/2026)
Konfirmasi terkait adanya makelar dalam kasus pemalsuan data anak dari Putri Indonesia Favorit 2010, Aelyn Halim, Kamis (29/1/2026), Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan, Baginda Siregar menepis bahwa tidak ada aktifitas makelar di lingkungan dinas yang dipimpinnya.
Bahkan, Baginda dinilai menantang awak media untuk melakukan pembuktian jika bisa menemukan adanya makelar yang berada di wilayah kerjanya tersebut.”Silahkan pak, buktikan pak jika ada calo.
Prinsip disini (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Medan) selama masih ada laporan tertulis, laporkan bang,” tutupnya sembari meninggalkan awak media. (Tim)


Tidak ada komentar