
Medan, Matakeadilan.id –
Curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Medan dan sekitarnya selama beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Medan Helvetia.
Debit air yang terus meningkat membuat Bendungan PAM Sunggal terpaksa dibuka, sehingga memperparah luapan air di kawasan pemukiman warga, Kamis (27/11/2025).
Salah satu daerah yang paling terdampak adalah Perumnas Helvetia, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia. Air yang meluap dari arah Kampung Lalang menggenangi rumah-rumah warga, memaksa sebagian masyarakat mencari tempat yang lebih aman.
Masjid Al-Muhtadin di Jalan Kemuning pun menjadi lokasi pengungsian dadakan. Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, masjid ini kini dipadati warga yang membutuhkan perlindungan sementara.
Terlihat sejumlah keluarga duduk beristirahat di serambi masjid, sebagian lainnya menikmati makanan bersama di tengah suasana yang penuh keprihatinan.
Lurah Helvetia M.HAFIZ TRI ARNANDA PARINDURI SSTP. MA turut hadir meninjau dan memberikan instruksi seputar kondisi pengungsi.
Bersama Kepala Lingkungan, ia mengarahkan proses evakuasi warga yang rumahnya terendam banjir untuk segera dipindahkan ke Masjid Al-Muhtadin.
Kehadiran perangkat kelurahan tersebut memberikan rasa tenang bagi masyarakat yang rumah nya terdampak banjir.
Meski berada dalam situasi sulit, solidaritas antar warga tampak menguat Masjid yang biasanya menjadi pusat kegiatan ibadah kini berubah menjadi tempat berlindung, tempat berbagi, sekaligus simbol kebersamaan menghadapi bencana.(Jured)


Tidak ada komentar