Delapan Masjid di Bener Meriah Diusulkan dalam Program Masjid Ramah Pemudik Idul Fitri 1447 H

Suharyono
13 Mar 2026 17:46
News 0 210
3 menit membaca

Bener Meriah, Matakeadilan.id //

Dalam rangka menyukseskan Program Prioritas Masjid Ramah Pemudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, delapan masjid di Kabupaten Bener Meriah diusulkan untuk mengikuti proses penilaian di tingkat Provinsi Aceh. Program ini dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik saat perayaan Idul Fitri.

 

 

Program Masjid Ramah Pemudik bertujuan menjadikan masjid sebagai tempat singgah yang nyaman dan aman bagi para pemudik. Dengan menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti tempat istirahat, air bersih, toilet yang memadai, serta area ibadah yang bersih dan tertata, masjid diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang sedang menempuh perjalanan jauh menuju kampung halaman.

 

 

Kasubbag Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah, Riadiyansyah, SE, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus bagian dari upaya memaksimalkan peran masjid di tengah kehidupan sosial.

 

 

Menurutnya, program ini tidak hanya ditujukan untuk umat Islam semata, tetapi juga mencerminkan nilai toleransi, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat yang beragam.Program ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus bagian dari ibadah. Kita ingin masjid hadir memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang melintas di daerah kita,” ujar Riadiyansyah saat memberikan arahan pada Kamis, 12 Maret 2026, di Musholla Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah.

 

 

Ia menjelaskan bahwa masjid yang diusulkan harus memiliki kesiapan kepanitiaan yang baik serta fasilitas yang memadai untuk melayani para pemudik yang singgah. Selain itu, pengurus masjid juga diharapkan memiliki tim kehumasan yang aktif agar informasi mengenai pelayanan yang tersedia dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

 

 

Sebagai bagian dari upaya penyebaran informasi kepada publik, program ini juga akan melibatkan kerja sama dengan Radio Elshinta. Melalui kerja sama tersebut, masyarakat khususnya para pemudik dapat memperoleh informasi terkait kondisi arus mudik, jalur perjalanan, serta lokasi masjid yang menyediakan layanan singgah bagi para pelintas.

 

 

Riadiyansyah juga menyinggung kondisi beberapa ruas jalan di wilayah Kabupaten Bener Meriah yang baru-baru ini mengalami longsor akibat cuaca dan kondisi alam. Situasi tersebut menjadi perhatian penting bagi para pemudik yang melintasi jalur tersebut.

 

 

Dengan adanya masjid yang masuk dalam program Masjid Ramah Pemudik, diharapkan para pelintas dapat memperoleh tempat singgah sementara sekaligus mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi perjalanan yang aman.Walaupun ada tantangan seperti kondisi jalan yang longsor, kita tetap berharap suasana mudik tetap meriah, aman, dan penuh kebersamaan,” tambahnya.

 

 

Melalui program ini, pemerintah berharap fungsi masjid dapat semakin berkembang, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan sosial bagi masyarakat. Kehadiran masjid yang ramah bagi pemudik diharapkan mampu memberikan manfaat yang luas, khususnya bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman saat momen Idul Fitri.

(Rel)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x