
Deli Serdang, Matakeadilan.id –
Suasana Desa Manunggal di Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, terasa berbeda hari ini, Selasa (14/10/2025). Seruan hangat datang dari sosok yang dikenal dekat dengan masyarakat dan aktif di dunia sosial serta pendidikan, Johny Effendi Sitompul, S.Th, pengelola Sanggar Baca Idola.
Dengan nada penuh semangat dan kepedulian, Johny mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu dan bergerak bersama membangun desa. Ia menekankan bahwa kemajuan tidak akan hadir begitu saja tanpa kerja sama dan kesungguhan dari warga itu sendiri.
“Mari kita semua bergandengan tangan terhadap sesama warga, antar kelompok tani, komunitas KSJ, Komunitas Sanggar Idola, Pemerintah Desa setempat, dan wakil rakyat untuk memajukan warga dan wilayah garapan kita,” tutur Johny di sela-sela kegiatan sosial yang digelar bersama para relawan.
Menurut Johny, membangun desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia percaya bahwa kekuatan sejati sebuah desa terletak pada rasa kebersamaan, saling dukung, dan semangat gotong royong.
“Perubahan dan kemajuan suatu kaum bukan turun dari langit, tapi diusahakan dan diperjuangkan oleh kaum itu sendiri,” tegasnya dengan penuh keyakinan.
Ajakan itu mendapat sambutan positif dari warga, komunitas KSJ, dan kelompok tani yang selama ini menjadi bagian dari gerakan sosial di Desa Manunggal. Banyak yang melihat seruan Johny sebagai pengingat penting bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil dan niat tulus bersama.
Melalui Sanggar Baca Idola yang ia kelola, Johny terus mendorong generasi muda dan masyarakat agar tidak berhenti belajar, berinovasi, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Visi yang ia bawa sederhana namun kuat membangun desa dari hati, dengan kolaborasi dan kepedulian.
Dengan semangat kebersamaan itu, Desa Manunggal perlahan menapaki jalan perubahan. Sebuah langkah kecil menuju desa yang lebih mandiri, berdaya, dan sejahtera, seperti yang selalu diimpikan oleh Johny Effendi Sitompul dan masyarakat yang mencintai tanah kelahirannya.(Jured)


Tidak ada komentar